Naik ke SINTA 3, CO-SCIENCE Perluas Kolaborasi Global dan Bidik Reputasi Internasional

0 11

BSINews, Jakarta- Jurnal ilmiah Computer Science (CO-SCIENCE) kembali menerbitkan Volume 6 Nomor 2 edisi Juli 2026 dengan menghadirkan sepuluh artikel penelitian orisinal yang mengangkat berbagai inovasi di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), machine learning, rekayasa perangkat lunak, keamanan siber, hingga sistem cerdas berbasis data. Terbitan yang telah tersedia secara daring sejak 1 Juli 2026 melalui platform Open Journal Systems (OJS) ini semakin memperkuat posisi CO-SCIENCE sebagai salah satu jurnal ilmiah nasional yang terus memperluas jejaring kolaborasi riset internasional.

Baca juga: Melesat ke Sinta 3! CO-SCIENCE UBSI Makin Diperhitungkan di Dunia Riset

Edisi terbaru CO-SCIENCE melibatkan 28 peneliti dari 12 afiliasi yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, dan Kanada. Partisipasi penulis dari berbagai negara menunjukkan meningkatnya kepercayaan komunitas akademik internasional terhadap CO-SCIENCE sebagai media publikasi hasil penelitian di bidang ilmu komputer dan teknologi informasi.

Institusi yang berkontribusi dalam edisi ini berasal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga ternama, di antaranya IPB University, Universiti Putra Malaysia, Universitas Nusa Mandiri, Universitas Mercu Buana, Universitas Merdeka Malang, Telkom University, Politeknik Negeri Bandung, Cisco CCIE (Amerika Serikat), York University (Kanada), serta sejumlah institusi lainnya. Keberagaman afiliasi tersebut menjadi bukti semakin luasnya kolaborasi akademik yang berhasil dibangun CO-SCIENCE.

Sepuluh artikel yang dipublikasikan mengangkat berbagai isu strategis yang sedang berkembang dalam dunia komputasi modern, mulai dari penerapan few-shot learning untuk klasifikasi penyakit tanaman, prediksi software defect, penanganan imbalanced dataset menggunakan berbagai pendekatan SMOTE, integrasi Large Language Models (LLM) pada sistem rekomendasi, implementasi MLOps untuk pemantauan model berbasis sensor, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dalam meningkatkan keamanan siber kendaraan pintar.

Penerbitan edisi Juli 2026 juga menjadi momentum penting setelah CO-SCIENCE berhasil meningkatkan status akreditasinya menjadi SINTA 3. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dalam ekosistem publikasi ilmiah nasional. Selain itu, jurnal ini telah terindeks pada berbagai basis data ilmiah internasional seperti DOAJ, Crossref, Google Scholar, Dimensions, ROAD, BASE, WorldCat, dan sejumlah layanan pengindeks lainnya.

Chief Editor Computer Science (CO-SCIENCE), Jordy Lasmana Putra, M.Kom., mengatakan bahwa setiap edisi yang diterbitkan merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi ilmiah, mulai dari penulis, reviewer, editor, hingga dewan editorial.

“Penerbitan Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh ekosistem CO-SCIENCE. Kami bersyukur melihat semakin banyak peneliti dari berbagai institusi dan negara yang mempercayakan hasil risetnya kepada CO-SCIENCE. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas publikasi, meningkatkan profesionalisme layanan editorial, serta menghadirkan jurnal yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu komputer,” ujar Jordy.

Menurutnya, peningkatan akreditasi menjadi SINTA 3 bukanlah tujuan akhir. CO-SCIENCE akan terus melakukan berbagai penguatan, mulai dari peningkatan kualitas naskah, penyempurnaan tata kelola editorial, hingga memperluas jejaring kolaborasi internasional sebagai bagian dari roadmap menuju SINTA 2, SINTA 1, bahkan memenuhi standar indeksasi jurnal bereputasi global seperti Scopus.

“Membangun jurnal bereputasi merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi, integritas, dan kolaborasi dari banyak pihak. Karena itu, kami akan terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan agar CO-SCIENCE semakin dipercaya oleh peneliti, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional. Harapan kami, setiap artikel yang diterbitkan mampu melahirkan inovasi, memperkuat kolaborasi riset, dan memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan,” tambahnya.

Sejak awal tahun 2026, CO-SCIENCE juga resmi menerapkan bahasa Inggris sebagai bahasa publikasi untuk seluruh artikel. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi internasionalisasi jurnal yang diharapkan mampu meningkatkan visibilitas publikasi sekaligus memperluas peluang kolaborasi dengan komunitas akademik global.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus berkomitmen mendorong penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah yang berkualitas. Melalui berbagai jurnal ilmiah yang dikelola, termasuk CO-SCIENCE, UBSI menghadirkan ruang kolaborasi bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang inovatif serta memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat nasional maupun internasional.

Baca juga: Jurnal Ilmiah Universitas BSI Computer Science (CO-SCIENCE) Meraih Akreditasi Sinta Peringkat 4

Melalui penerbitan Volume 6 Nomor 2 edisi Juli 2026, CO-SCIENCE kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah publikasi ilmiah yang mengedepankan kualitas, integritas, dan kolaborasi global. Dengan jejaring internasional yang terus berkembang dan standar publikasi yang semakin meningkat, CO-SCIENCE optimistis dapat menjadi salah satu jurnal rujukan di bidang ilmu komputer dan teknologi informasi.

Edisi lengkap Computer Science (CO-SCIENCE) Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026 dapat diakses melalui laman resmi jurnal di https://jurnal.bsi.ac.id/index.php/co-science/issue/view/423.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.