Skripsi Jadi Solusi Nyata, Mahasiswa UBSI Hadirkan Sistem Pembayaran dan Ijazah Digital untuk SMK Muhammadiyah 13

0 10

BSINews, Jakarta- Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Alpredo Marpaung, menyerahkan aplikasi Sistem Informasi Pembayaran Sekolah dan Ijazah Digital kepada SMK Muhammadiyah 13 Jakarta pada Senin (29/6/2026). Penyerahan yang berlangsung di SMK Muhammadiyah 13, Cengkareng, Jakarta Barat, ini menjadi implementasi hasil penelitian skripsi mahasiswa dalam mendukung transformasi digital administrasi pendidikan. Aplikasi tersebut diterima langsung oleh Kepala Tata Usaha SMK Muhammadiyah 13, Ibnu Akbar An Nuha.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Kampus Tasikmalaya Serahkan Hibah Aplikasi SISMAKEL PGTK ke Dinas Pendidikan Tasikmalaya

Sistem informasi ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan sekolah akan pengelolaan administrasi pembayaran dan dokumen ijazah yang lebih terstruktur, terintegrasi, serta mudah diakses. Sebelumnya, proses pencatatan pembayaran, pemantauan tunggakan, penyusunan laporan, penyimpanan arsip ijazah, hingga verifikasi dokumen masih dilakukan secara terpisah sehingga membutuhkan waktu dan ketelitian lebih dalam pengelolaannya.

Melalui aplikasi tersebut, pihak sekolah dapat mengelola data pengguna dan siswa, jenis pembayaran, pembuatan tagihan secara massal maupun individual, pembayaran manual maupun daring, pembayaran cicilan, bantuan siswa, pencatatan tunggakan, pencetakan kuitansi, hingga penyusunan laporan pembayaran dalam format PDF. Selain itu, aplikasi juga menyediakan modul ijazah digital yang memungkinkan pengelolaan data kelulusan, penyimpanan arsip digital, pengaturan hak akses unduh, pemberian dispensasi, serta verifikasi keaslian ijazah menggunakan kode verifikasi maupun QR Code.

Salah satu fitur unggulan aplikasi adalah penguncian akses unduh ijazah digital bagi siswa yang masih memiliki tunggakan administrasi. Akses tersebut akan terbuka kembali setelah kewajiban pembayaran diselesaikan atau siswa memperoleh dispensasi dari pihak sekolah. Dengan demikian, pengelolaan administrasi keuangan dan layanan dokumen kelulusan dapat berjalan dalam satu sistem yang saling terintegrasi.

Aplikasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter 3, basis data MySQL, dan Bootstrap 5. Pengembangannya menggunakan metode Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengkodean, pengujian, hingga pemeliharaan. Sebelum diserahkan kepada sekolah, sistem telah melalui pengujian menggunakan metode black box testing terhadap 103 skenario yang mencakup berbagai modul, mulai dari autentikasi pengguna, pembayaran sekolah, laporan, hingga pengelolaan ijazah digital. Hasil pengujian menunjukkan seluruh skenario berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Kepala Tata Usaha SMK Muhammadiyah 13, Ibnu Akbar An Nuha, menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang dihasilkan mahasiswa UBSI. Menurutnya, aplikasi tersebut menjadi solusi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi hasil karya Alpredo Marpaung. Aplikasi ini menjawab kebutuhan sekolah dalam mengelola administrasi pembayaran dan ijazah secara lebih efektif, terintegrasi, dan terdokumentasi dengan baik. Kami berharap sistem ini dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya semakin luas bagi dunia pendidikan,” ujar Ibnu Akbar.

Sementara itu, Alpredo Marpaung mengatakan bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan bentuk implementasi ilmu yang diperoleh selama menjalani perkuliahan di UBSI. Ia berharap hasil penelitiannya tidak hanya menjadi karya akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Hibah Aplikasi Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi oleh Mahasiswa dan Dosen UBSI Kampus Tasikmalaya

“Saya berharap aplikasi ini dapat membantu sekolah meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi sekaligus menjadi bukti bahwa hasil skripsi mahasiswa dapat diimplementasikan sebagai solusi teknologi yang bermanfaat. Semoga inovasi ini juga dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk menghasilkan karya yang memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan,” ungkap Alpredo.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.