Peserta BSI Explore 2026 Tiba di Desa Radak Baru, Awali Pengabdian dengan Perjalanan Penuh Tantangan
BSINews, Kubu Raya — Rangkaian BSI Explore 2026 resmi dimulai di Desa Radak Baru, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (5/8/). Peserta dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak, sebagai Kampus Digital Kreatif, memulai perjalanan pengabdian masyarakat dengan mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”. Selama 21 hari, peserta akan menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat bersama warga Desa Radak Baru.
Sebelum menuju lokasi pengabdian, peserta mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kampus UBSI kampus Pontianak, Ir. Eri Bayu Pratama, serta PIC Wilayah Kalimantan Barat, Yoki Firmansyah. Pelepasan menjadi penanda dimulainya rangkaian BSI Explore 2026 sekaligus bentuk dukungan kampus terhadap mahasiswa yang akan terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Eri Bayu Pratama berpesan agar peserta memanfaatkan BSI Explore 2026 sebagai ruang untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berkontribusi kepada masyarakat. Jaga kekompakan, tanggung jawab, serta nama baik UBSI selama mengikuti BSI Explore 2026,” ujarnya.
Perjalanan Menuju Desa Radak Baru
Usai pelepasan, peserta melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor selama kurang lebih tiga jam menuju pelabuhan penyeberangan. Dari pelabuhan, perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal selama sekitar 10 menit, kemudian kembali menggunakan sepeda motor selama kurang lebih satu jam hingga tiba di Desa Radak Baru.
Perjalanan menuju lokasi pengabdian menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta. Sejumlah ruas jalan yang dilalui cukup sempit, berlubang, dan sebagian belum beraspal. Kondisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan menuju lokasi sekaligus memberikan gambaran awal mengenai lingkungan yang akan menjadi tempat peserta menjalankan pengabdian selama 21 hari.
Ketua Tim BSI Explore Desa Radak Baru, Muhammad Tsani Habibie, mengatakan perjalanan menuju lokasi memberikan pengalaman baru bagi seluruh peserta.
“Perjalanan menuju Desa Radak Baru cukup menantang karena kami harus melewati jalan yang rusak dan sempit. Namun, tantangan tersebut justru menjadi pengalaman berharga yang semakin memotivasi kami untuk menjalankan pengabdian dengan maksimal. Kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus belajar dari kehidupan dan potensi yang dimiliki Desa Radak Baru,” ungkapnya.
Baca juga: BSI Explore 2026 Resmi Dimulai, 228 Mahasiswa Siap Mengabdi di 38 Desa
Setibanya di Desa Radak Baru pada sore hari, peserta langsung melakukan koordinasi dengan Sekretaris Desa dan Ketua RT setempat. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan tim BSI Explore 2026 sekaligus menyampaikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Koordinasi tersebut juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat kondisi lingkungan dan masyarakat Desa Radak Baru. Komunikasi dengan perangkat desa dilakukan untuk membangun kolaborasi serta memastikan pelaksanaan program dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selama 21 hari, peserta akan melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pendidikan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat. Program-program tersebut dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa sekaligus upaya untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki Desa Radak Baru.
Membangun Kolaborasi Selama 21 Hari
Hari pertama BSI Explore 2026 menjadi langkah awal dalam membangun hubungan dan kolaborasi antara peserta, pemerintah desa, dan masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama 21 hari, BSI Explore 2026 diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman bagi peserta, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Radak Baru.
Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat “Inspirasi Membangun Negeri”, dengan mendorong keterlibatan generasi muda untuk belajar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.