Samakan Standar Penilaian, Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Gelar Persamaan Persepsi Dosen Penguji Tugas Akhir 2026
BSINews, Tegal – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan kegiatan Persamaan Persepsi Dosen Penguji Tugas Akhir Periode I Tahun 2026 pada Selasa (7/7) pukul 14.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen penguji Tugas Akhir dengan tujuan menyamakan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan dan standar penilaian sidang agar proses ujian berlangsung objektif, transparan, dan sesuai dengan pedoman akademik yang berlaku.
Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Gelar Persamaan Persepsi Dosen Penguji Tugas Akhir 2026
Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi Akuntansi kampus Tegal, Angga Ardiansyah, yang menegaskan bahwa kesamaan persepsi di antara dosen penguji menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mutu pelaksanaan sidang Tugas Akhir sekaligus meningkatkan kualitas lulusan Program Studi Sistem Informasi Akuntansi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh dosen penguji memiliki pemahaman dan standar penilaian yang sama. Dengan demikian, proses ujian Tugas Akhir dapat berjalan secara objektif, transparan, dan memberikan hasil penilaian yang adil bagi seluruh mahasiswa. Kami berharap forum ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang kerap ditemui selama pelaksanaan sidang,” ujar Angga dalam keterangan rilis di Tegal, Rabu (8/7).
Kegiatan menghadirkan Sri Wasiyanti sebagai narasumber dengan Lis Saumi Ramdhani sebagai moderator. Dalam pemaparannya, Sri Wasiyanti menjelaskan berbagai kebijakan dan ketentuan terbaru mengenai pelaksanaan Tugas Akhir Periode I Tahun 2026, mulai dari mekanisme pelaksanaan Tugas Akhir skema reguler, komprehensif, hingga program khusus. Materi juga mencakup alur pendaftaran, proses bimbingan, jadwal sidang, serta tahapan menuju wisuda.
“Outline Tugas Akhir Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, khususnya pada skema Perancangan Sistem Informasi Akuntansi. Dalam skema tersebut, mahasiswa diwajibkan menganalisis sistem yang sedang berjalan di perusahaan atau instansi tempat riset, kemudian merancang sistem informasi akuntansi usulan dalam bentuk mockup aplikasi. Mahasiswa juga diwajibkan menyusun manual book, melengkapi dokumentasi karya, serta menghasilkan luaran sesuai ketentuan program studi,” jelasnya.
Menutup sesi pemaparan, Sri Wasiyanti menegaskan bahwa persamaan persepsi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan sidang Tugas Akhir.
Baca juga : Samakan Standar, Tingkatkan Kualitas! Dosen Hukum Bisnis UBSI Gelar Persamaan Persepsi
“Persamaan persepsi ini bukan hanya menyamakan cara memberikan nilai, tetapi juga menyamakan pemahaman terhadap kebijakan, mekanisme, dan kualitas luaran Tugas Akhir. Dengan adanya kesamaan persepsi, proses sidang dapat berlangsung lebih profesional, konsisten, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan capaian pembelajaran Program Studi Sistem Informasi Akuntansi,” tuturnya.
Melalui kegiatan Persamaan Persepsi Dosen Penguji Tugas Akhir Periode I Tahun 2026 ini, Sri berharap seluruh dosen penguji memiliki standar penilaian yang seragam. “Kesamaan persepsi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan sidang Tugas Akhir serta menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja maupun menjawab kebutuhan industri di era transformasi digital,” tutupnya. (Alisa)