UBSI Rangkul Guru BK Jakarta Pusat, Perluas Informasi Beasiswa hingga ke SMK dan MA
BSINews, Jakarta- Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bimbingan dan Konseling (MGMP BK) SMA Jakarta Pusat menyatakan kesiapan merangkul sekolah dari jenjang SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) untuk mendukung program Seminar Pahlawan Digital yang diselenggarakan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 24 November 2026, di Auditorium UBSI Kampus Kramat 98 ini bertujuan memperluas sosialisasi beasiswa jalur sekolah dan membuka akses informasi pendidikan tinggi bagi siswa.
Baca juga: Kunci Sukses Guru BK di Era AI: Fisik Sehat, Mental Kuat, dan Bijak Bermedia
Seminar Pahlawan Digital merupakan program sosialisasi yang menyasar guru-guru MGMP sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pendidikan kepada siswa. Melalui kegiatan ini, para guru akan memperoleh informasi mengenai program beasiswa, mekanisme penerimaan mahasiswa baru melalui jalur sekolah, serta peluang melanjutkan pendidikan tinggi bagi peserta didik di berbagai satuan pendidikan.
Kegiatan ini melibatkan UBSI Kampus Kramat 98 dan UBSI Kampus Pemuda dengan sasaran peserta guru MGMP dari jenjang SMA, SMK, dan MA. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah sekaligus memperluas jangkauan informasi mengenai peluang pendidikan lanjutan.
Kepala Kampus UBSI kampus Pemuda, Setiaji menyampaikan bahwa keterlibatan MGMP BK SMA Jakarta Pusat menjadi peluang untuk memperluas penyebaran informasi pendidikan kepada lebih banyak sekolah.
“Kami berharap MGMP BK dapat menjadi penghubung yang baik antara UBSI dan sekolah-sekolah SMA, SMK, serta MA. Dengan kolaborasi ini, informasi mengenai beasiswa dan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dapat menjangkau lebih banyak siswa,” ujar Setiaji.
Sementara itu, Kepala Kampus UBSI Kramat 98, Ricki Sastra menilai guru Bimbingan dan Konseling memiliki peran penting dalam mendampingi siswa merencanakan pendidikan dan menentukan arah karier setelah lulus sekolah.
“Melalui Seminar Pahlawan Digital, kami ingin memberikan informasi yang bermanfaat bagi para guru agar dapat diteruskan kepada siswa. Kami berharap kegiatan ini memperkuat sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi serta membantu siswa mengenali peluang pendidikan yang sesuai dengan potensi mereka,” ungkap Ricki.
Kesiapan MGMP BK SMA Jakarta Pusat untuk merangkul sekolah dari jenjang SMA, SMK, dan MA diharapkan dapat memperluas jangkauan sosialisasi program beasiswa UBSI. Dengan keterlibatan lebih banyak sekolah, informasi mengenai pilihan pendidikan tinggi dapat diteruskan secara lebih luas sehingga siswa memiliki gambaran yang lebih jelas dalam merencanakan masa depan.
Guru Bimbingan dan Konseling memiliki peran strategis dalam membantu siswa mengenali minat, potensi, dan kemampuan diri sebelum menentukan pilihan pendidikan. Karena itu, kolaborasi antara MGMP BK dan UBSI diharapkan dapat mendukung guru dalam memberikan informasi yang relevan mengenai program studi, jalur penerimaan mahasiswa baru, dan peluang beasiswa sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: AI Makin Dekat dengan Dunia Pendidikan, UBSI Kampus Kaliabang Dorong Guru BK Lebih Adaptif
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong perluasan akses informasi pendidikan melalui kolaborasi dengan sekolah dan tenaga pendidik. Seminar Pahlawan Digital menjadi salah satu upaya untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas guru dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda di era digital.
Melalui kegiatan ini, UBSI bersama MGMP BK SMA Jakarta Pusat berharap kerja sama dengan sekolah-sekolah SMA, SMK, dan MA semakin kuat sehingga informasi mengenai peluang beasiswa dan pendidikan tinggi dapat menjangkau lebih banyak siswa.