Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI Gelar Seminar Manajemen Krisis, Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Profesional
BSINews, Jakarta — Kemampuan mengelola krisis menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh praktisi Public Relations di tengah dinamika dunia komunikasi yang terus berkembang. Untuk memperkuat kompetensi tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan Seminar Manajemen Krisis bagi mahasiswa semester 5 Peminatan Digital Public Relations pada Senin (13/7).
Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI Gelar Seminar Manajemen Krisis, Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Profesional
Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran mata kuliah Public Relations yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa dalam menangani dan mengelola krisis secara efektif di berbagai konteks organisasi maupun bisnis. Seminar diselenggarakan bekerja sama dengan IMOGEN Public Relations dan menghadirkan Jojo S. Nugroho, sebagai narasumber, serta dimoderatori oleh Fauzi Syarief.
Penyelenggaraan seminar ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang selaras dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan berorientasi pada kebutuhan dunia industri.
Dalam pemaparannya, Jojo S. Nugroho menjelaskan bahwa manajemen krisis tidak hanya berbicara tentang cara mengatasi masalah ketika krisis terjadi, tetapi juga bagaimana organisasi mempersiapkan diri untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko yang dapat mengganggu reputasi dan keberlangsungan organisasi.
“Krisis dapat terjadi kapan saja dan di organisasi mana pun. Karena itu, setiap praktisi Public Relations harus memiliki kemampuan berpikir strategis, mengambil keputusan secara cepat, serta membangun komunikasi yang efektif agar dampak krisis dapat diminimalkan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Senin (13/7).
Baca Juga : Jaga Reputasi Institusi: Prodi Ilmu Komunikasi Universitas BSI Gelar Workshop Manajemen Krisis
Melalui seminar ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar, prinsip, dan tahapan dalam manajemen krisis, mulai dari identifikasi potensi krisis, penyusunan strategi penanganan, pengambilan keputusan, hingga teknik komunikasi selama masa krisis berlangsung. Mahasiswa juga diajak menganalisis berbagai studi kasus untuk memahami bagaimana sebuah organisasi menghadapi dan memulihkan diri dari krisis yang terjadi.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, Intan Leliana, menyampaikan bahwa kemampuan manajemen krisis merupakan salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor industri.
“Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan mengambil keputusan yang tepat di tengah situasi yang penuh tekanan. Melalui seminar ini, kami berharap mahasiswa memiliki bekal yang kuat untuk menghadapi tantangan profesional di masa depan,” ungkapnya.
Seminar Manajemen Krisis ini juga memberikan wawasan mengenai pentingnya komunikasi yang efektif selama masa krisis, baik dalam menyampaikan informasi kepada pihak internal maupun eksternal. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa keberhasilan penanganan krisis sangat dipengaruhi oleh strategi komunikasi yang tepat dan terukur.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui Seminar Manajemen Krisis ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi dunia profesional dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi praktisi komunikasi yang adaptif, profesional, dan mampu mengelola berbagai tantangan di era digital. (Safika)