Siapkan Talenta Akuntansi Digital, Mahasiswa UBSI Kampus Tegal Dibekali Sertifikasi Zahir Accounting

0 8

BSINews, Tegal — Menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki kompetensi yang dibuktikan melalui sertifikasi profesional. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tegal menyelenggarakan Pembekalan Sertifikasi Zahir Accounting secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (21/7).

Kegiatan ini menjadi langkah persiapan bagi mahasiswa dalam menghadapi sertifikasi vendor Zahir Accounting, yang merupakan salah satu sertifikasi pendukung kelulusan mahasiswa UBSI. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai tahapan sertifikasi, mekanisme ujian, serta kompetensi yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti proses sertifikasi.

Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus  Tegal Ikuti Pembekalan Zahir Accounting

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kaprodi  Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Tegal, Angga Ardiansyah, yang menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri.

“Melalui kegiatan pembekalan ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami seluruh mekanisme sertifikasi dengan baik sehingga mampu mempersiapkan diri secara maksimal dan memperoleh hasil terbaik,” ujar Angga.

Materi pembekalan disampaikan oleh Lila Dini Utami yang menjelaskan bahwa sertifikasi Zahir Accounting merupakan proses untuk mengukur sekaligus memvalidasi kemampuan peserta dalam mengoperasikan aplikasi akuntansi berbasis digital.

Menurutnya, sertifikasi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membuktikan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang akuntansi dan teknologi informasi.

“Sertifikasi Zahir Accounting tidak hanya menguji pemahaman peserta dalam menggunakan aplikasi, tetapi juga kemampuan dalam menyelesaikan studi kasus akuntansi melalui sistem yang tersedia,” jelas Lila.

Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai dua tahapan utama sertifikasi, yaitu ujian teori secara daring melalui aplikasi Zahir Certification dan ujian studi kasus menggunakan software Zahir Accounting. Kedua tahapan tersebut memiliki peran penting dalam menentukan hasil akhir sertifikasi.

“Peserta harus menyelesaikan ujian teori dan studi kasus karena nilai akhir merupakan akumulasi dari keduanya. Apabila salah satu tidak dikerjakan, sertifikat tidak dapat diterbitkan,” tambahnya.

Selain pembahasan materi ujian, mahasiswa juga diberikan panduan teknis mulai dari proses pendaftaran akun Zahir, penggunaan kode referral, ketentuan pelaksanaan ujian, prosedur pengerjaan studi kasus, hingga mekanisme pengumpulan hasil sertifikasi.

Baca juga : Workshop Zahir Tingkatkan Kompetensi Akuntansi Mahasiswa UBSI Kampus Karawang

Kegiatan yang dipandu oleh Lis Saumi Ramdhani selaku moderator tersebut berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait persiapan ujian, perangkat yang digunakan, hingga mekanisme penilaian sertifikasi.

Melalui kegiatan pembekalan ini, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Kota Tegal terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui penguatan kompetensi berbasis industri. Dengan memiliki sertifikasi Zahir Accounting, mahasiswa diharapkan tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang mampu meningkatkan daya saing saat memasuki dunia profesional.

Leave A Reply

Your email address will not be published.