Mahasiswa Prodi Sistem Informasi UBSI Raih Silver di Pekan Inovasi Nasional 2026 Lewat Inovasi Pembelajaran Berbasis IoT

0 26

BSINews, Jakarta- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Tim mahasiswa berhasil meraih Predikat Silver dalam ajang Pekan Inovasi Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Mercu Buana pada 28–29 Juli 2026 di Aula Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus Meruya, Jakarta. Penghargaan tersebut diraih melalui inovasi bertajuk PRECISION-IoT (Precision Interactive IoT Learning Platform), sebuah media pembelajaran interaktif berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk mendukung proses belajar yang lebih aplikatif dan inovatif.

Baca juga: Workshop ERP UBSI Bekali Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Hadapi Sertifikasi dan Dunia Industri

Tim yang mengharumkan nama UBSI terdiri atas Gilang Maulana Akbar, Raden Yudhistira Wicaksono, Yusak Febrian, M. Riefalldo Ramadhan, Muhammad Subhan Maulana, dan Helberd Supriadi Guring. Melalui inovasi yang mereka kembangkan, tim berhasil menarik perhatian dewan juri karena menghadirkan solusi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi perangkat keras, perangkat lunak, dan komunikasi data dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

PRECISION-IoT dirancang sebagai media pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang memungkinkan mahasiswa mempelajari berbagai konsep teknologi secara langsung. Sistem ini menggabungkan kendali digital, mekanisme pelontaran proyektil ringan yang aman untuk simulasi, papan target dengan sistem penilaian otomatis, serta antarmuka berbasis web yang mampu melakukan pemantauan dan pengelolaan data secara real time. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat memahami implementasi mikrokontroler, sensor, aktuator, jaringan IoT, pengembangan aplikasi web, hingga analisis data dalam sebuah sistem yang terintegrasi.

Keikutsertaan tim dalam Pekan Inovasi Nasional 2026 menjadi bagian dari komitmen Program Studi Sistem Informasi UBSI dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi dunia pendidikan dan perkembangan teknologi digital di Indonesia.

Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari pendampingan Sriyadi, selaku dosen pembimbing yang secara intensif mendampingi mahasiswa mulai dari tahap perancangan, pengembangan, hingga penyempurnaan produk agar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi terkini.

Ketua tim, Gilang Maulana Akbar, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih bersama timnya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi hasil dari proses panjang yang dilalui dengan penuh semangat dan kerja sama.

“Kami sangat bersyukur atas predikat Silver yang berhasil diraih. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi yang tidak hanya menarik secara teknologi, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi dunia pendidikan. Kami berharap PRECISION-IoT dapat menjadi media pembelajaran yang mampu meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa melalui penerapan Internet of Things secara langsung,” ujar Gilang.

Sementara itu, dosen pembimbing Sriyadi, mengapresiasi kerja keras seluruh anggota tim yang mampu menunjukkan kompetensi dan kreativitasnya dalam ajang inovasi tingkat nasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Sistem Informasi UBSI memiliki kemampuan untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Kami terus mendorong mahasiswa agar berani melakukan riset terapan, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, industri, maupun masyarakat. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkap Sriyadi.

Baca juga: Mahasiswa Prodi Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya Asah Kompetensi melalui Sertifikasi Skema Programmer Muda

Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus berkomitmen membangun budaya inovasi melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, dan mitra. Berbagai kompetisi nasional maupun internasional menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, mengasah kompetensi teknologi, serta menghasilkan karya inovatif yang mampu menjawab tantangan transformasi digital.

Predikat Silver yang diraih pada Pekan Inovasi Nasional 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa Sistem Informasi UBSI mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi yang mengintegrasikan kreativitas, rekayasa perangkat lunak, dan teknologi Internet of Things. Ke depan, Program Studi Sistem Informasi UBSI akan terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi agar semakin banyak karya mahasiswa yang memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, industri, dan masyarakat luas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.