Sengitnya BSI Flash Bogor Raya dari Balik Layar Panitia
BSINews, Bogor — Gelaran BSI Flash Bogor Raya tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan.
Di balik pertandingan yang berlangsung meriah, para panitia juga punya peran penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Salah satu panitia yang terlibat adalah Diva dari Divisi Acara.
Baca juga:Sport Competition BSI FLASH 2027 Bogor Raya Dibanjiri Peserta, Tiga Kategori Siap Adu Kemampuan
Ia menjadi bagian dari tim yang bertugas menyiapkan berbagai kebutuhan acara sekaligus ikut terlibat langsung dalam beberapa momen penting selama pelaksanaan BSI Flash Bogor Raya.
Menurut Diva, atmosfer pertandingan semakin terasa seru seiring berjalannya kompetisi.
Ia menilai pertandingan yang berlangsung, khususnya cabang olahraga voli putra, mampu menghadirkan persaingan yang menarik untuk disaksikan.
“Menurut aku, pertandingan sekarang semakin seru dan semakin sengit. Terutama voli putra, banyak teknik-teknik mengecoh yang bikin pertandingan jadi lebih menarik,” ujar Diva, panitia Divisi Acara BSI Flash Bogor Raya.
Bagi Diva, keseruan pertandingan menjadi salah satu hal yang membuat dirinya tetap bersemangat menjalankan tugas.
Meski harus berada di balik layar dan mengurus berbagai kebutuhan teknis, ia tetap dapat menikmati jalannya kompetisi.
Tugas Diva di Divisi Acara cukup beragam. Ia turut mempersiapkan teks untuk pembawa acara atau MC, membuat serta menyiapkan papan nama kontingen, hingga menjadi MC dalam salah satu rangkaian kegiatan, termasuk saat seremoni berlangsung.
Berbagai tugas tersebut membuatnya harus memastikan kebutuhan acara telah disiapkan dengan baik. Koordinasi dan kesiapan menjadi bagian penting agar setiap rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Namun, di tengah kesibukan tersebut, Diva juga sempat mengalami momen yang cukup berkesan. Ia mengaku pernah salah menyebut nama fakultas ketika seorang dekan hadir dalam kegiatan.
“Sempat ada kejadian aku salah sebut nama fakultas waktu dekan datang. Setelah sadar, aku langsung minta maaf ke beliau,” kata Diva.
Meski sempat merasa gugup karena kesalahan tersebut, Diva memilih untuk langsung bertanggung jawab dan meminta maaf. Baginya, kejadian itu menjadi salah satu pengalaman selama terlibat dalam kepanitiaan BSI Flash yang tidak mudah dilupakan.
Pengalaman tersebut juga menunjukkan bahwa menjadi panitia tidak selalu berjalan tanpa kendala. Ada berbagai situasi yang membutuhkan respons cepat dan sikap tenang agar kegiatan tetap dapat dilanjutkan.
Di sisi lain, antusiasme terhadap pertandingan menjadi salah satu alasan Diva tetap menikmati proses selama bertugas.
Menurutnya, melihat pertandingan yang kompetitif membuat rasa lelah selama menjalankan tanggung jawab sebagai panitia terasa lebih ringan.
“Yang bikin aku tetap semangat karena pertandingannya memang seru. Jadi walaupun ada tugas yang harus dikerjakan, tetap ada rasa excited melihat pertandingan,” tuturnya.
BSI Flash Bogor Raya sendiri menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan dan semangat kompetisi.
Tidak hanya peserta yang berada di lapangan, keberadaan panitia juga menjadi bagian penting dalam mendukung jalannya setiap pertandingan dan rangkaian acara.
Bagi Diva, perjalanan BSI Flash masih belum selesai. Ia berharap seluruh panitia yang masih bertugas hingga hari terakhir dapat mempertahankan semangat dan terus menjalankan tanggung jawab masing-masing.
“Buat teman-teman panitia yang masih lanjut sampai hari terakhir, tetap semangat. Perjalanannya masih panjang, jadi jangan sampai kehilangan energi,” ucap Diva.
Ia juga menyampaikan pesan kepada para peserta yang harus menerima kekalahan. Menurutnya, hasil pertandingan bukan menjadi alasan untuk berhenti mencoba.
Semangat untuk kembali berkompetisi menjadi hal yang penting dalam setiap perjalanan seorang peserta.
Baca juga:BSI Flash Se-Bogor Raya 2026 Segera Digelar, Futsal dan Bola Voli Jadi Andalan
“Buat yang belum berhasil menang, tetap semangat. Jangan berkecil hati dan semoga kita bisa ketemu lagi di BSI Flash 2028,” kata Diva.
Bagi panitia, setiap pertandingan yang berlangsung menjadi bagian dari perjalanan panjang sebuah acara.
Ada tugas yang harus diselesaikan, situasi yang harus dihadapi, hingga pengalaman baru yang didapat selama berada di balik layar.
Semangat tersebut diharapkan terus terjaga hingga rangkaian BSI Flash Bogor Raya berakhir.
Bagi Diva dan para panitia lainnya, keberhasilan acara bukan hanya tentang pertandingan yang berjalan lancar, tetapi juga tentang pengalaman dan kebersamaan yang terbentuk selama proses berlangsung.