BSI Explore 2026 Gunung Gajah Mulai Mengajar, Siswa Antusias
BSINews, Yogyakarta – Tim BSI Explore 2026 Gunung Gajah mulai menjalankan kegiatan pendidikan di SD Negeri 2 Gunung Gajah, Kabupaten Klaten, Rabu (6/8).
Sebanyak enam mahasiswa UBSI terlibat langsung dalam proses belajar mengajar untuk memberikan pendampingan sekaligus membangun interaksi dengan siswa.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal Tim BSI Explore 2026 dalam menjalankan program kerja di bidang pendidikan.
Kehadiran mahasiswa di sekolah diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi siswa selama rangkaian pengabdian berlangsung.
Baca juga: Resmi Dilepas, 14 Mahasiswa UBSI Yogyakarta Siap Mengabdi Melalui BSI Explore 2026 di Klaten
Pada hari pertama mengajar, keenam mahasiswa dibagi menjadi tiga kelompok.
Setiap kelompok terdiri atas dua mahasiswa yang bertugas mendampingi siswa di tiga kelas berbeda.
Pembagian tersebut dilakukan agar mahasiswa dapat memberikan perhatian secara lebih optimal kepada siswa.
Pendampingan secara berkelompok juga membantu mahasiswa membangun interaksi yang lebih dekat dengan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendampingi satu mata pelajaran tertentu.
Pihak sekolah juga memberikan kesempatan kepada Tim BSI Explore 2026 untuk membantu pembelajaran mata pelajaran umum maupun mata pelajaran khusus sesuai dengan kebutuhan kegiatan belajar di sekolah.
Kepercayaan dari pihak sekolah menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.
Pada saat yang sama, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai proses pembelajaran di lingkungan pendidikan dasar.
Suasana kelas pada hari pertama berlangsung aktif.
Para siswa menunjukkan respons positif terhadap kehadiran mahasiswa BSI Explore 2026 yang ikut mendampingi kegiatan belajar mereka.
Interaksi antara mahasiswa dan siswa berlangsung melalui komunikasi selama proses pembelajaran.
Mahasiswa tidak hanya membantu penyampaian materi, tetapi juga berupaya menciptakan suasana kelas yang membuat siswa dapat mengikuti kegiatan dengan lebih nyaman.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) BSI Explore 2026 Gunung Gajah, Yulianto, S.E., M.M., mengatakan kegiatan pendidikan menjadi salah satu ruang penting bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Bagi saya, kegiatan mengajar ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar memahami karakter siswa sekaligus menerapkan pengetahuan yang mereka miliki. Saya berharap kehadiran mereka dapat memberikan pengalaman positif bagi siswa dan membantu sekolah dalam kegiatan pembelajaran,” ujar Yulianto, S.E., M.M., Dosen Pembimbing Lapangan BSI Explore 2026 Gunung Gajah.
Menurut Yulianto, pendampingan pembelajaran juga perlu dilakukan dengan menyesuaikan kondisi siswa.
Mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik sehingga proses belajar tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga menciptakan interaksi yang positif.
Kegiatan perdana tersebut memberikan gambaran awal bagi mahasiswa mengenai kondisi pembelajaran di SD Negeri 2 Gunung Gajah.
Pengalaman tersebut akan menjadi bahan bagi tim untuk menyesuaikan kegiatan pendidikan pada agenda berikutnya.
Bagi siswa, kehadiran mahasiswa memberikan suasana berbeda dalam kegiatan belajar.
Interaksi dengan mahasiswa juga membuka kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar melalui pendekatan yang lebih beragam.
Sementara itu, bagi mahasiswa, kegiatan mengajar menjadi pengalaman untuk memahami tanggung jawab sebagai pendamping pembelajaran.
Mereka perlu menyesuaikan cara berkomunikasi dengan usia dan karakter siswa agar materi maupun arahan dapat diterima dengan baik.
Pelaksanaan kegiatan pendidikan juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan antara UBSI dan SD Negeri 2 Gunung Gajah.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berjalan selama Tim BSI Explore 2026 melaksanakan program pengabdian di Desa Gunung Gajah.
Tim BSI Explore 2026 tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan dalam satu hari.
Pendampingan pembelajaran akan menjadi bagian dari rangkaian program pendidikan yang dijalankan mahasiswa selama berada di desa.
Setiap kegiatan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah.
Dengan demikian, mahasiswa dapat memberikan dukungan sesuai dengan ruang yang diberikan pihak sekolah sekaligus tetap mengikuti kegiatan belajar yang telah berjalan.
Kegiatan hari pertama juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan siswa.
Hubungan yang terjalin sejak awal diharapkan dapat mempermudah proses pendampingan pada kegiatan pembelajaran berikutnya.
Selain memberikan manfaat bagi siswa, pengalaman tersebut juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa.
Mereka belajar bekerja sama dalam kelompok, berkomunikasi dengan siswa, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah.
Tim BSI Explore 2026 Gunung Gajah berkomitmen melanjutkan pendampingan pembelajaran selama pelaksanaan program pengabdian.
Berbagai kegiatan edukatif akan disiapkan dengan tetap memperhatikan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah.
Dari langkah perdana tersebut, mahasiswa diharapkan dapat membangun pola pendampingan yang semakin baik pada kegiatan berikutnya.
Evaluasi dan pengalaman selama mengajar menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan siswa.
Hari pertama mengajar di SD Negeri 2 Gunung Gajah menjadi awal dari rangkaian kegiatan pendidikan Tim BSI Explore 2026.
Baca juga: Survei Awal BSI Explore 2026, Mahasiswa UBSI Petakan Potensi dan Tantangan Desa Sukasari
Melalui semangat kolaborasi, mahasiswa diharapkan dapat terus belajar bersama siswa sekaligus memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan tersebut selanjutnya akan dilanjutkan dengan pendampingan dan aktivitas edukatif lainnya selama mahasiswa berada di Desa Gunung Gajah.
Kehadiran Tim BSI Explore 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar yang positif bagi siswa sekaligus pengalaman pengabdian yang bermakna bagi mahasiswa.