BSI Explore 2026 di Desa Tawangrejo Bayat Klaten: Bangun Sinergi Kampus dan Desa untuk Pengabdian Berdampak

0 4

BSINews, Klaten — Tim BSI Explore 2026 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan survei awal ke Desa Tawangrejo, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, pada Selasa (21/7). Kegiatan ini bertujuan membangun koordinasi dengan pemerintah desa sekaligus mengidentifikasi potensi serta kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program pengabdian yang tepat sasaran.

Survei dipimpin oleh Koordinator Tim, Yulianto, bersama Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Erlangga Brahmanto. Kedatangan tim disambut hangat oleh Kepala Desa Tawangrejo, Suyanta, beserta perangkat desa. Sambutan tersebut menjadi awal yang positif dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.

Dalam pertemuan tersebut, tim BSI Explore 2026 memaparkan tujuan, konsep, serta rencana pelaksanaan program yang akan dijalankan di Desa Tawangrejo. Program tersebut meliputi kegiatan edukasi di SD Negeri 1 Tawangrejo dan berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

BSI Explore 2026 Jajaki Potensi Desa Tawangrejo untuk Wujudkan Pengabdian Berdampak

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai potensi desa yang dapat dikembangkan. Pemerintah Desa Tawangrejo memaparkan sejumlah program unggulan yang telah berjalan, di antaranya kegiatan PKK, Karang Taruna, Posyandu, pengembangan Desa Wisata, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Informasi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Desa Tawangrejo, Suyanta, berpesan agar mahasiswa BSI Explore mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat selama melaksanakan kegiatan di desa.

“Kami berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, aktif berkomunikasi dengan perangkat desa maupun warga, serta tidak ragu untuk bertanya dan berkoordinasi. Dengan begitu, setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Suyanta.

Dosen Pendamping Lapangan, Erlangga Brahmanto, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Desa Tawangrejo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat baik dari Pemerintah Desa Tawangrejo. Berbagai masukan yang diberikan menjadi referensi penting bagi kami untuk menyusun program pengabdian yang benar-benar sesuai dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan masyarakat,” kata Erlangga Brahmanto.

Sementara itu, Koordinator Tim, Yulianto, menegaskan bahwa survei awal ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara UBSI dan Desa Tawangrejo.

Baca juga : Mahasiswa UBSI Dimatangkan Sebelum Terjun ke Desa, Pembekalan BSI Explore 2026 Bekali Fisik hingga Public Speaking

“Survei awal ini menjadi langkah penting untuk membangun sinergi antara UBSI dan Pemerintah Desa Tawangrejo. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, kami berharap seluruh rangkaian kegiatan BSI Explore 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan maupun pemberdayaan masyarakat,” ungkap Yulianto.

Melalui kegiatan survei ini, BSI Explore 2026 kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara Universitas Bina Sarana Informatika dan Pemerintah Desa Tawangrejo diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang inovatif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.