Mahasiswa UBSI Serahkan Aplikasi SI-Pandawa untuk Dukung Digitalisasi Perguruan Pencak Silat Pandawa Nusantara

0 37

BSINews, Jakarta — Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital di lingkungan organisasi olahraga dan seni bela diri, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, Achmad Ardiansyah, secara resmi menyerahkan aplikasi Sistem Informasi Pandawa Nusantara (SI-Pandawa) versi 1.0 kepada Guru Besar Perguruan Pencak Silat Pandawa Nusantara pada Kamis (9/7) di Jakarta.

Mahasiswa UBSI Serahkan Aplikasi SI-Pandawa untuk Dukung Digitalisasi Perguruan Pencak Silat Pandawa Nusantara

Aplikasi berbasis web tersebut merupakan implementasi dari penelitian tugas akhir berjudul “Implementasi Sistem Manajemen Operasional dan Pembinaan Atlet pada Perguruan Pencak Silat Pandawa Nusantara Jakarta” yang dikembangkan oleh Achmad Ardiansyah sebagai solusi digital untuk mendukung pengelolaan organisasi, administrasi anggota, serta pembinaan atlet secara lebih efektif dan terintegrasi.

Dalam proses pengembangannya, Achmad Ardiansyah mendapatkan pendampingan akademik dari dosen pembimbing UBSI, yakni Rahmat Hidayat dan Rahdian Kusuma Atmaja.

SI-Pandawa dirancang untuk mendigitalisasi berbagai proses manajemen perguruan, mulai dari pengelolaan data anggota, administrasi organisasi, hingga sistem pembinaan atlet. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu menghadirkan layanan informasi yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel bagi seluruh anggota perguruan.

Guru Besar Perguruan Pencak Silat Pandawa Nusantara, Rosmansyah, menyambut baik implementasi aplikasi tersebut dan berharap sistem dapat terus dikembangkan untuk mendukung pelayanan organisasi yang lebih modern.

“Ke depannya, Padepokan Pandawa Nusantara berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas dan ketersediaan sistem agar layanan kepada seluruh anggota tidak terputus. Langkah ini membuktikan keseriusan kami dalam menjamin keamanan data anggota serta memastikan layanan berjalan optimal tanpa khawatir akan kendala teknis maupun gangguan operasional,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Kamis (9/7).

Baca Juga : Dari Pencak Silat ke Dunia Digital: Siswa Walet Puti Belajar Bikin Game Sendiri

Sementara itu, Achmad Ardiansyah mengatakan bahwa pengembangan SI-Pandawa merupakan upaya untuk menghadirkan solusi teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi organisasi masyarakat.

“Melalui SI-Pandawa, saya berharap proses administrasi dan pembinaan di Perguruan Pencak Silat Pandawa Nusantara dapat berjalan lebih efektif, terstruktur, dan mudah diakses. Sistem ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal digitalisasi organisasi pencak silat sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini,” ungkapnya.

Baca Juga : UBSI Gelar Pelatihan AI untuk Siswa Pencak Silat Walet Puti di Depok

Implementasi SI-Pandawa menjadi bukti bahwa hasil penelitian mahasiswa tidak hanya berhenti pada ranah akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat dan organisasi. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi internal Perguruan Pencak Silat Pandawa Nusantara sekaligus mendukung proses pembinaan atlet secara lebih profesional.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswanya untuk menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Keberhasilan pengembangan dan serah terima aplikasi SI-Pandawa diharapkan dapat menginspirasi lahirnya karya-karya inovatif lainnya yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.