FEB UBSI Perkuat Budaya Mutu, Tujuh Program Studi Jalani Audit Mutu Internal Serentak

0 4

BSINews, Jakarta– Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB),  Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) terhadap Laporan Kinerja Program Studi pada Kamis (13/8). Kegiatan yang berlangsung secara luring di Gedung Rektorat UBSI ini melibatkan tujuh program studi di bawah naungan FEB UBSI sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Tujuh program studi yang mengikuti AMI tersebut terdiri atas Program Studi Akuntansi (S1), Manajemen, Perhotelan, Perhotelan Kampus Kota Yogyakarta, Pariwisata, dan Administrasi Perkantoran. Seluruh proses audit dipimpin oleh Dekan FEB UBSI, Dr. Ani Wijayanti, yang bertindak sebagai auditor.

Pelaksanaan AMI menjadi bagian dari upaya FEB UBSI untuk memastikan setiap program studi menjalankan penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap aspek akademik, tetapi juga mencakup tata kelola serta capaian kinerja program studi.

FEB UBSI Perkuat Budaya Mutu, Tujuh Program Studi Jalani AMI Serentak

Dalam prosesnya, audit dilakukan melalui telaah terhadap dokumen laporan kinerja, verifikasi data capaian program studi, serta diskusi langsung antara auditor dan pengelola program studi. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai kondisi dan capaian masing-masing program studi sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih dapat ditingkatkan.

Dr. Ani Wijayanti mengapresiasi keterlibatan aktif seluruh program studi dalam pelaksanaan AMI. Menurutnya, audit mutu perlu dipandang sebagai bagian dari proses evaluasi dan pengembangan, bukan sekadar pemenuhan administratif.

“Audit Mutu Internal bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan cerminan komitmen kita bersama untuk terus tumbuh dan memperbaiki diri. Saya berharap seluruh program studi menjadikan proses ini sebagai ruang refleksi yang jujur, bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menemukan peluang perbaikan yang nyata demi kualitas pendidikan yang lebih baik bagi mahasiswa kita,” ujar Dr. Ani.

Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut setelah proses audit selesai. Menurutnya, hasil AMI perlu diterjemahkan menjadi langkah perbaikan yang konkret agar proses penjaminan mutu memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan program studi.

Baca juga : BPMA UBSI Gelar Audit Mutu Internal LPPM, Perkuat Kualitas Penelitian

“Setiap temuan dan rekomendasi perlu ditindaklanjuti dengan langkah yang konkret dan terukur. Dengan begitu, hasil audit tidak berhenti sebagai dokumen evaluasi, tetapi benar-benar menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas program studi secara berkelanjutan,” tambahnya.

Pelaksanaan AMI terhadap tujuh program studi ini sekaligus menjadi momentum bagi FEB UBSI untuk memperkuat budaya evaluasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pendidikan. Hasil audit diharapkan dapat menjadi bahan bagi masing-masing program studi dalam menyusun langkah perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan.

Melalui kegiatan tersebut, FEB UBSI menegaskan komitmennya untuk membangun budaya mutu yang konsisten di lingkungan fakultas. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen UBSI dalam memastikan setiap unit kerja terus melakukan evaluasi, perbaikan, dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.